Powered By Blogger

Rabu, 18 Juni 2014

Hepatitis C



Hepatitis C

Hepatitis C adalah penyakit hati akibat infeksi virus hepatitis C dan sampai saat ini belum ditemukan vaksin untuk hepatitis  C. Hepatitis C  ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi hepatitis C misalnya melalui :
          a.    Jarum suntik biasanya pada pecandu narkoba
          b.    Alat pencukur, sikat gigi atau alat lain yang menyebabkan  luka
          c.    Tato dan tindik dengan menggunakan alat (jarum) yang tidak steril
          d.    Berkelahi, jika tedapat luka pada kedua belah pihak
          e.    Aktivitas seksual (resiko rendah)

Penderita hepatitis C seringkali tidak menunjukan gejala. Pada beberapa orang gejala dapat muncul 6-7 minggu setelah infeksi terjadi, berupa :
a.   Jaundice (kuning)
b.  Lelah berkepajangan
c.   Mual atau hilang nafsu makan
d.  Urine berwarna gelap
e.   Diare
f.   Nyeri sendi
g.   Kulit gatal

Tingkat bahaya hepatitis C
Infeksi hepatitis C umuumnya akan berkembang dalam jangka waktu lama pada penderitanya atau disebut infeksi kronis. Bahkan penderita dapat membawa virus hingga  akhir hidupnya. Hepatitis C dapat menyebabkan kerusakan hati, dan pada akhirnya berkembang menjkadi sirosis dan kanker hati. Kerusakan hati menjadi kanker hati membutuhkan waktu 5-30 tahun.

Cara melindungi hati dari infeksi hepatitis C :
a. Periksa keseterilan jarum yang digunakan untuk tindik telinga maupun bagian tubuh  lainnya, tato, akupunktur, maupun elektrodialisis.
b.  Hindari berbagi jarum suntik dengan orang lain
c.   Hindari penggunaan bersama/ bergantian pisau cukur, sikat gigi dam gunting kuku serta benda-benda lain yang mungkin kontak dengan darah.
d. Lakukan pemeriksaan berkala terhadap hepatitis C jika kamu termasuk orang-orang  yang beresikio, misalnya tenaga kesehatan  atau pernah melakukan hal- hal berikut : menerima transplantais organ, Transfusi darah, bertukar jarum suntik, seks tidak aman.

Cara mengetahui seseorang terkena hepatitis C
 Meskipun tidak muncul gejala dan kamu tidak merasakan apa- apa, kamu tetap perlu periksa  uji saring hepatitis C uji saring hepatitis C dilakukan dengan pemeriksaan anti-HCV yang biasanya terdeteksi 7-8 minggu setelah infeksi.

Hasil anti-HCV positif :
Anti hcv positif berarti telah terjadi infeksi hepatitis C dimasa lalu, akan tetapi anti –HCV tidak menggambarkan adanya kekebalan terhadap HCV. Segera konsultasikan hasil pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter mungkin akan merekomendaisikan pemeriksaan HV RNA  untuk konfirmasi, karena konfirmasi karena pemeriksaan ini akan mengukur langsung virus Hepatitis C

Jika sesorang sudah terinfeksi hepatitis C kronik berikut ini dadalah hal- hal yang harus dilaksanakan
a.      Dapatkan penanganan dari dokter spesialis hati
b.      Gunakan obat-obatan sesuai anjuran  dan patuhi jadwal untuk kontrol
c.      Lakukan vaksinasi hepatitits A dan B untuk menghindari infeksi hepatitis lain
d.  Terapkan gaya hidup sehat dengan makan-makanan bergizi, olah raga, dan istirahat jika merasa lelah. Hindari obat-obatan  dan alkohol  karena kan memperparah kerusakan hati
e. Jangan mengkonsumsi obat lain termasuk orbat herbal / jamu tanpa sepengatuuan  dokter

0 komentar:

Posting Komentar